Sejarah 


| Sejarah RSCJ |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Sunday, 29 March 2009 | |
|
Sejarah RSCJ
Kongregasi Hati Kudus Yesus (RSCJ: Religieuse du Sacre Coeur de Jesus) mulai di Perancis pada tahun 1800. Pendirinya adalah Santa Madeleine Sophie Barat (1779-1865). Doa dan kehidupan batiniah menjadi pokok dari semangat bagi kongregasi kami. Sekarang ada 3.400 RSCJ yang berkarya di lima benua, di 44 negara, dalam bidang pendidikan formal maupun nonformal, pengajaran dan formasi, kegiatan-kegiatan untuk perkembangan kemanusiaan dan usaha memajukan karya pastoral dan bimbingan iman. Untuk membagikan spiritualitas Hati Yesus dan meneruskan Visi dan Misi pendiri kami, RSCJ di Indonesia melayani semua orang lewat program-program kami. Tantangan yang kini dirasakan RSCJ di Indonesia adalah bagaimana kami bisa merespon terhadap dunia yang sekarang sedang mengalami perubahan yang dahsyat. Sejarah Kongregasi Hati Kudus Yesus - RSCJ (Religieuse du Sacre Coeur de Jesu)
Mengapa kami hadir di bumi Jagakarsa ini? RSCJ datang ke Jagakarsa pada bulan 21 November 1999, untuk membuka novisiat karena pada waktu itu ada dua orang Indonesia yang sudah saatnya menjalani masa novisiat. Sebelumnya kami berkonsultasi dan meminta pendapat dari Bapak Uskup Kardinal Julius Darmoatmodjo , kira-kira dimana tempat yang baik untuk membuka novisiat RSCJ. Pada awalnya kami berfikir untuk membuka novisiat bukan di kota besar seperti Jakarta melainkan di Bandung atau Semarang . Akan tetapi Bapak uskup Julius menginginkan adanya novisiat di wilayah keuskupannya yaitu Keuskupan Agung Jakarta. Dengan mempertimbangkan visi dan misi RSCJ yang salah satunya adalah dialog antar agama khususnya Katolik/Islam dan Pendidikan dalam arti luas, beliau menyarankan untuk mencari rumah di sekitar pinggiran kota Jakarta dan usullan beliau adalah Paroki ini. Pada waktu itu kami mengunjungi Romo Heru,MSF dan dengan hangat beliau menerima kami , namun setelah kami menemukan rumah untuk dijadikan novisiat Romo Heru,MSF pindah dan diganti dengan Romo Fajar Muhammad,MSF. Misi awal pendiri kami yaitu Santa Madeleine Sophie Barat adalah Menemukan dan Memperlihatkan Cinta Hati Yesus lewat pendidikan bagi orang muda dan perempuan. Maka kami-pun ikut misi pendiri kami dengan tetap memperhatikan perubahan jaman dan semangat gereja untuk terus menerus memperbaharui diri . Doa dan kehidupan batiniah menjadi pokok dari semangat bagi kehidupan kongregasi kami. Didalam keseharian, kami menghidupkan dan mengembangkan semangat panggilan sebagai Religius Hati Kudus Yesus dengan mengambil peran dalam beberapa aspek kehidupan, dengan membagikan dan mengembangkan kehidupan spiritualitas Hati Kudus Yesus, dengan mengadakan program: - Meditasi Dengan Santa Madeleine Sophie” - Meditasi Dengan Hati Yesus - Meditasi Prapaskah - Meditasi Sabda Tuhan - Meditasi Santa Maria - Meditasi Hati masa Adven - Rekoleksi “Spiritualitas Hati dalam Seni Lukis” (usia 4-10 yahun) - Retret Pekan suci (usia 20-35 tahun untuk perempuan yang belum - Perayaan paskah Anak-anak(usia 4-12 tahun) - Rekoleksi “Heart Links” (suami –istri, 0-15 usia perkawinan) - Retret Agung (bagi yang pernah mengikuti retret 8 hari) - Healing Past Memories - Rekoleksi “Nilai-nilai Yesus terhadap Dunia Kini” - Retret “Inner Voice” (Usia 20-35 tahun) - Rekoleksi “Spiritualitas hati dalam seni Lukis” (usia 12-20 tahun) - Rekoleksi “bergerak dengan Hati” untuk remaja - Rekoleksi “Hati Yang gembira” untuk anak - Rekoleksi Sehari bersama Maria dan Yoseph (untuk Pasangan |
|
| Last Updated ( Sunday, 29 March 2009 ) |
| Halaman Depan |
| Misi |
| Sejarah |
| Pelayanan |
| Hubungi Kami |
| Syarat RSCJ |
| Artikel |
| Berita |
| Pondok Bocah |
| Agenda |
| Book Review |
| Koleksi kategori Buku |